Dokter Ari's BLOG 

orange_photo1

Populer

Talkshow pada DK show Berita Satu TV

Video Puasa Sehat

Kue lebaran, masakan bersantan dan antisipasi penyakit lebaran. 

 

Berbagai penyakit kronik umumnya cenderung akan mengalami kekambuhan setelah lebaran. Sebagai mana diketahui budaya lebaran adalah budaya silahturahmi berkunjung kerumah sanak keluarga dan kerabat. Selama berkunjung ini biasanya mengonsumsi berbagai makanan dan minuman. Makanan dan minuman yang disediakan ini  biasanya akan lebih banyak dan bervariasi. Umumnya makanan dan minuman tersebut tinggi lemak, manis dan asin. Kue-kue manis dengan kalori tinggi. Kue yang banyak mengandung coklat dan keju mendominasi penganan lebaran. Kue cake biasanya dibuat dengan  kuning telur yang banyak yang banyak mengandung kolesterol tinggi. Hidangan makan juga banyak yang mengandung santan, sekali lagi makanan yang bersantan juga mengandung lemak. Apalagi jika makanan tersebut dimasak berulang-ulang sehingga lemak jenuhnya semakin tinggi dan ini sudah tidak baik untuk kesehatan.

Berbagai minuman kaleng yang bersoda juga disediakan selama lebaran. Tentunya makanan-minuman ini jika dikonsumsi oleh seseorang  yang sudah mempunyai penyakit kronik, sehingga hal ini akan menyebabkan penyakitnya mengalami kekambuhan. Pasien dengan penyakit kencing manis akan cenderung gula darahnya menjadi tidak terkontrol.

Pasien dengan penyakit darah tinggi tekanan darahnya menjadi tidak terkontrol. Pasien dengan hiperkolesterol atau asam urat tinggi maka keadaan kolesterol dan asam urat tingginya menjadi bertambah parah.

Kalau pasien yang sudah obesitas dan jika saat berpuasa sudah mengalami penurunan berat badan sehabis lebaran cenderung berat badannya kembali seperti sebelum puasa dan jika makannya tidak terkontrol selama lebaran bahkan berat badannya akan bertambah melonjak.

Oleh karena itu pada minggu pertama-pertama setelah lebaran pasien-pasien yang datang ke unit gawat darurat  RS karena diare serta berbagai penyakit kronis yang mengalami kekambuhan hipertensi yang tidak terkontrol bahkan sampai stroke atau serangan jantung serta  gula darah yang tidak terkontrol.

Antisipasi dengan berbagai penyakit pasca   lebaran merupakan hal yang penting. Kita harus selalu ingat bahwa rangkaian lebaran dengan berbagai aktifitas akan membawa dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Begitu juga proses mudik dan balik dari mudik merupakan rangkaian perjalanan yang melelahkan  Sehingga tentunya masyarakat harus waspada dan tetap melakukan upaya pencegahan terhadap penyakit paeca  lebaran. Istirahat cukup dan kasih waktu untuk beristirahat 1 hari sebelum melaksanakan kerja rutin.

Tetap memperhatikan untuk  membatasi makan yang terlalu asin atau terlalu manis.  Banyak minum apalagi dengan kondisi kemarau saat ini, kurangi minuman yang dingin dan goreng-gorengan yang akan mengiritasi saluran pernafasan kita. Sehingga pada saat harus beraktifitas kembali pasca lebaran tetap berada dalam keadaan sehat wal afiat.

Ada 8 tips sehat mengantisipasi penyakit pasca lebaran yaitu:

  1. Perhatikan makan dan minum terutama kualitas makanan dan minuman tersebut.
  2. Perhatikan jumlah kalori dari makanan atau minum tersebut, camilan sekecil apapun kalau manis pasti mengandung kalori.
  3. Usahakan hanya mengkonsumsi 1 macam lauk saja, jika merasa camilan (kue lebaran)  dikonsumsi lebih banyak kurangi nasi saat makan besar.
  4. Hindari camilan yang mengandung coklat,keju dan berlemak. Lemak mempunyai kalori yang lebih besar 2 kali lebih dari karbohidrat.
  5. Banyak minum lebih dari 2 liter per hari.
  6. Banyak mengkonsumsi buah dan sayur-sayuran diusahakan 5 servings saat makan pagi,siang dan malam dan disela-sela makan tersebut.
  7. Tetap melakukan aktifitas olah raga atau bergerak, jika silahturahmi bisa dijangkau dengan berjalan usahakan lakukan dengan berjalan.
  8. Usahakan tidur minimal 6 jam.

 

Salam sehat,